Loading
X
Selamat Datang di Portal Resmi Bagian Sumber Daya Alam Bojonegoro © 2014
Rekon Lifting Migas Kabupaten Bojonegoro S/d Triwulan III Tahun 2014

1.     Secara umum hasil lifting adalah sebagai berikut :

  • Lifting minyak bumi : untuk Kab. Bojonegoro pada Triwulan III 2014 (Juni s/d Agustus 2014) mencapai 4,66 juta barel atau atau 50,6 Ribu BOPD. Kondisi ini berarti mengalami penurunan tajam dibanding Triwulan II 2014 yang mencapai 5,33 juta barel atau atau 57,94 Ribu BOPD;
  • Lifting gas bumi : untuk Kabupaten Bojonegoro pada Triwulan III 2014 (Juni s/d Agustus 2014) mencapai 988,25 ribu MMBTU, berarti juga mengalami penurunan dibanding Triwulan II 2014 yang mencapai 1,067 Juta MMBTU.

2.     Rata-rata harga minyak mentah pada Triwulan III 2014 mencapai 100,40 US$ per Barel dari rata-rata seluruh jenis minyak mentah yang dihasilkan PT. Pertamina EP, JOBP-PPEJ maupun Exxon Mobil Cepu.

3.   Dengan demikian tingkat produksi akumulatif (total) minyak bumi s/d Triwulan III 2014 (Desember 2013 s/d Agustus 2014) mencapai 15,04 Juta Barel (54.908 BOPD) atau capaian 64,73% berdasar prognosa APBN-P 2014, sehingga dapat dikatakan jauh dari target capaian s/d Triwulan III yang semestinya mencapai 75%.

Adapun rincian per KKKS sebagai berikut :

 a.  PT. Pertamina EP (Cepu) :

Produksi pada TW III 2014 mencapai 115.658 Barel (1.257,16 BOPD) atau menurun dibanding produksi pada TW II 2014 sebesar 1.832,27  BOPD

 b.  JOB P-PEJ :

Produksi pada TW III 2014 mencapai 371.000 Barel (4.032,61 BOPD) atau menurun dibanding produksi pada TW II 2014 sebesar 6.043,48 BOPD

 c.  Unitisasi Sukowati :

Produksi pada TW III 2014 mencapai 1.462.114 Barel (15.892,54 BOPD) atau menurun dibanding produksi pada TW II 2014 sebesar 20.371,58 BOPD

 d.  Exxonmobil Cepu :

Produksi pada TW III 2014 mencapai 2.712.328,86 Barel (29.481,84 BOPD) atau meningkat dibanding produksi pada TW II 2014 28.609,52 BOPD

 e.  PT. Pertamina EP (Tiung Biru)  :

Produksi pada TW III 2014 akumulasinya digabung dengan PT. Pertamina EP (Cepu)

4.     Adapun tingkat produksi akumulatif (total) gas bumi s/d Triwulan III 2014  mencapai 3,068 Juta MMBTU  atau capaian 73,32% dari prognosa APBN-P Tahun 2014, dengan rincian per KKKS sebagai berikut :

 a.   JOB P-PEJ

Produksi pada TW III 2014 mencapai 197.651,25 MMBTU atau menurun dibanding produksi pada TW II 2014 sebesar 213.415,67 MMBTU

 b.   Unitisasi Sukowati

Produksi pada TW III 2014 mencapai 790.605,01 MMBTU atau menurun dibanding produksi pada TW II 2014 sebesar 853.662,63 MMBTU

5.     Keseluruhan lapangan mengalami penurunan produksi minyak pada Triwulan III 2014 dibanding dengan Triwulan II 2014 kecuali dari Exxonmobile, dengan penjelasan sebagai berikut :

a.      Minyak :

# kenaikan kadar air pada sumur

# beberapa sumur Mudi mengalami Shut in

# adanya keterlambatan kapal tanker Pertamina di FSO;

# 6 sumur Mudi Off Down Hole karena kerusakan pompa

# Sumur SKW-18/A (target 700 BOPD) tidak produksi karena fishing job gagal mengatasi rangkaian yang tersemen

Upaya yang dilakukan :

# Perbaikan bonding cement pada sumur sukowati untuk mengurangi problem channeling;

# Well services di sumur yang shut in

b.      Gas :

# Penurunan dikarenakan adanya kerusakan kompresor Gasuma